Khalyana Zahira Sandi, siswi MAN 1 Lubuk Linggau, mendapat apresiasi dari Kementerian Agama RI

RIGHTBUSSINESS – Khalyana Zahira Sandi, siswi MAN 1 Lubuk Linggau, mendapat apresiasi dari Kementerian Agama RI setelah terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional 2026. Ia menjadi salah satu dari empat pelajar madrasah dan pesantren yang dipercaya menjalankan tugas tersebut di tingkat nasional.

Apresiasi itu diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, saat menerima keempat anggota Paskibraka di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Khalyana menjadi satu-satunya perwakilan dari MAN 1 Lubuk Linggau dalam daftar tersebut. Prestasi ini sekaligus menempatkan nama madrasah asal Sumatera Selatan itu dalam pencapaian tingkat nasional.

Empat Pelajar Madrasah Jadi Paskibraka Nasional 2026

Selain Khalyana Zahira Sandi, tiga pelajar lain yang terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 berasal dari sejumlah daerah.

Mereka yakni Rizqy Aditya Siregar dari MAN Insan Cendekia Siak, Riau; Adzra Khairy Fadian dari MAN 1 Kota Serang, Banten; serta Siti Nur Adlina, santriwati MA Hidayatullah Martapura, Kalimantan Selatan.

Dengan terpilihnya empat pelajar tersebut, Kementerian Agama menilai siswa madrasah dan santri pesantren memiliki kemampuan untuk bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.

Kemenag Dorong Pelajar Madrasah Terus Berprestasi

Amien Suyitno menyampaikan bahwa pencapaian keempat pelajar tersebut diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi siswa madrasah dan santri lainnya.

Menurutnya, kesempatan menjadi anggota Paskibraka Nasional menunjukkan bahwa pelajar dari lingkungan madrasah maupun pesantren juga mampu mencapai prestasi di tingkat nasional.

“Anak pondok pun juga bisa jadi Paskibraka Nasional. Ini harus memotivasi yang lain,” kata Suyitno.

Sementara itu, ia mengingatkan bahwa tugas sebagai Paskibraka tidak berhenti setelah rangkaian upacara kenegaraan selesai. Para anggota Paskibraka diharapkan membawa nilai positif tersebut kembali ke lingkungan sekolah maupun pesantren.

Khalyana Diminta Jadi Teladan bagi Teman Sebaya

Tak hanya soal prestasi, para Paskibraka juga diminta menjadi contoh bagi pelajar lainnya. Salah satu hal yang ditekankan adalah penguatan karakter serta upaya mencegah perilaku perundungan atau bullying.

Suyitno berharap para pelajar yang telah mendapat pengalaman sebagai Paskibraka bisa menunjukkan sikap yang baik di lingkungan masing-masing.

“Perkuat karakter anak-anak. Terutama sekarang ini ada kecenderungan anak-anak terlibat bullying,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama menjadi Paskibraka seharusnya bisa menjadi bekal untuk membangun karakter dan memberi pengaruh positif kepada teman-teman mereka.

Empat Paskibraka Nasional Dapat Laptop

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam memberikan satu unit laptop kepada masing-masing dari empat anggota Paskibraka Nasional.

Pemberian perangkat tersebut diharapkan bisa membantu aktivitas pendidikan mereka. Selain itu, laptop tersebut juga diharapkan menjadi tambahan motivasi agar keempat pelajar terus mengembangkan prestasi.

Di sisi lain, Amien Suyitno meminta mereka untuk tidak berhenti mengejar prestasi setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka Nasional.

Ia berharap keempat pelajar tersebut bisa menjadi teladan yang baik, mengejar cita-cita, serta terus memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

Peran Pelajar Madrasah di Paskibraka Terus Meningkat

Perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang hadir dalam pertemuan tersebut turut menyampaikan perkembangan positif terkait keterlibatan pelajar madrasah dalam Paskibraka.

Scroll to Top