Tabrakan Beruntun di Megang Sakti, Mobil Brio Diduga Lepas Kendali

RIGHTBUSSINESS – Tabrakan beruntun di Megang Sakti terjadi di Jalan Lintas Sari Wahap, Desa Megang Sakti 2, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Jumat, 28 Agustus 2026 sekitar pukul 09.45 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Honda Brio, dua sepeda motor, gerobak siomay, serta tiga pejalan kaki. Dalam kejadian itu, lima orang dilaporkan mengalami luka dan mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Kapolsek Megang Sakti Iptu M.B. Sihombing melalui Kanit Reskrim Ipda Novra membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Mobil Brio Diduga Hilang Kendali

Berdasarkan keterangan kepolisian, mobil Honda Brio putih dengan nomor polisi BG 3819 AAH dikemudikan Ulfa (26), seorang dokter asal Kelurahan Talang Ubi.

Saat kejadian, mobil tersebut melaju dari arah Kelurahan Purwodadi menuju Pasar Megang Sakti.

Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga kehilangan kendali karena pengemudinya mengantuk. Kendaraan kemudian bergerak ke sisi kiri jalan hingga keluar dari bahu jalan.

Mobil tersebut lalu menabrak sepeda motor Yamaha Alfa warna hitam tanpa nomor polisi yang sedang terparkir di sisi kiri jalan.

Gerobak Siomay Ikut Tertabrak

Tabrakan tidak berhenti setelah motor yang terparkir terkena benturan. Mobil Honda Brio masih bergerak dan kemudian menabrak gerobak pedagang siomay.

Saat kejadian, terdapat tiga orang di sekitar gerobak tersebut. Mereka disebut sedang berdiri di sisi kiri jalan, di luar bahu jalan, untuk membeli siomay.

Ketiga orang itu yakni Sujianto, Yongki, dan Ade. Setelah menabrak gerobak, mobil masih bergerak ke arah kanan jalan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra X125 bernomor polisi BG 6634 GL yang dikendarai Eko Prasetyo (34).

Motor yang dikendarai Eko kemudian terlibat tabrakan dengan mobil Honda Brio tersebut.

Lima Orang Mengalami Luka

Akibat tabrakan beruntun di Megang Sakti tersebut, sejumlah orang mengalami luka dan harus mendapat perawatan.

Yongki (25), pegawai bengkel asal Desa Megang Sakti II, mengalami luka pada kaki kanan, kepala, serta kedua tangan. Ia kemudian menjalani perawatan di RS AR Bunda Lubuk Linggau.

Sementara itu, Ade (10), seorang pelajar asal Desa Megang Sakti II, mengalami luka lecet pada pelipis kiri serta kedua tangannya. Ade mendapat perawatan di Klinik H Daud, Kecamatan Megang Sakti.

Sujianto, pedagang asal Desa Megang Sakti II, mengalami luka lecet pada siku tangan kanan. Ia memilih menjalani perawatan secara mandiri.

Pengendara Motor dan Sopir Brio Juga Luka

Selain tiga pejalan kaki tersebut, pengendara Honda Supra X125, Eko Prasetyo, juga mengalami luka.

Eko yang merupakan petani asal Kelurahan Talang Ubi mengalami luka lecet pada bagian perut dan jari tangan kanan. Ia mendapat perawatan di Klinik H Daud, Kecamatan Megang Sakti.

Di sisi lain, pengemudi Honda Brio, Ulfa, mengalami luka lecet pada tangan kiri dan kanan. Ia juga menjalani perawatan di Klinik H Daud.

Kanit Reskrim Polsek Megang Sakti Ipda Novra membenarkan adanya korban luka dalam kecelakaan tersebut. Polisi juga telah mengidentifikasi para pengendara dan korban yang terlibat dalam kejadian.

Kronologi Tabrakan Beruntun di Megang Sakti

Secara singkat, kecelakaan bermula ketika Honda Brio yang dikemudikan Ulfa melaju dari arah Kelurahan Purwodadi menuju Pasar Megang Sakti.

Saat berada di lokasi kejadian, mobil diduga kehilangan kendali akibat pengemudi mengantuk. Kendaraan kemudian keluar jalur ke kiri, menabrak motor yang sedang terparkir, lalu menghantam gerobak siomay beserta tiga orang di sekitarnya.

Mobil selanjutnya bergerak ke arah kanan jalan dan bertabrakan dengan Honda Supra X125 yang datang dari arah berlawanan.

Dalam tabrakan beruntun di Megang Sakti ini, seluruh korban yang disebutkan dalam keterangan kepolisian mengalami luka dengan tingkat berbeda dan telah mendapatkan perawatan.

Scroll to Top