Gejala Diabetes: Kenali Tanda-Tanda Awal agar Penanganan Lebih Cepat

RIGHTBUSSINESS- Gejala diabetes sering kali berkembang secara perlahan sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa kadar gula darah mereka sudah berada di atas batas normal. Rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, hingga berat badan yang turun tanpa sebab dapat menjadi sinyal awal yang tidak boleh diabaikan. Mengenali gejala sejak dini sangat penting agar pengobatan dapat dimulai lebih cepat dan risiko komplikasi bisa ditekan.

Menurut International Diabetes Federation (IDF), sekitar 1 dari 9 orang dewasa di dunia hidup dengan diabetes, dan sebagian besar kasus merupakan diabetes tipe 2. Bahkan diperkirakan hampir 44% penderita belum mengetahui dirinya mengidap diabetes, sehingga penyakit baru terdeteksi ketika komplikasi mulai muncul. Fakta ini menunjukkan bahwa memahami gejala diabetes bukan hanya penting bagi penderita, tetapi juga bagi setiap orang sebagai langkah pencegahan.

Apa Itu Diabetes?

Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

Baca Juga ; Makanan Penurun Kolesterol yang Efektif untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Akibatnya, kadar glukosa (gula) dalam darah meningkat.

Secara umum terdapat beberapa jenis diabetes, yaitu:

  • Diabetes Tipe 1 sekitar 5–10% dari seluruh kasus diabetes.
  • Diabetes Tipe 2 mencapai sekitar 90–95% dari seluruh kasus.
  • Diabetes Gestasional dialami sekitar 7–14% ibu hamil, tergantung faktor risiko masing-masing.

Diabetes tipe 2 menjadi jenis yang paling banyak ditemukan karena erat kaitannya dengan pola makan, obesitas, dan kurangnya aktivitas fisik.

Gejala Diabetes yang Paling Umum

1. Sering Buang Air Kecil (Poliuria)

Gejala diabetes yang paling sering dialami adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari.

Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine. Proses ini membuat tubuh menghasilkan urine lebih banyak.

Sekitar 75–85% penderita diabetes yang belum terdiagnosis mengalami gejala ini pada tahap awal.

2. Mudah Haus (Polidipsia)

Karena tubuh kehilangan banyak cairan melalui urine, penderita diabetes akan merasa haus terus-menerus. Walaupun sudah minum banyak air, rasa haus biasanya tidak mudah hilang. Data menunjukkan sekitar 70–80% penderita diabetes mengeluhkan rasa haus yang berlebihan.

3. Mudah Lapar (Polifagia)

Walaupun kadar gula darah tinggi, sel-sel tubuh tidak mendapatkan energi secara optimal karena glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel.

Akibatnya tubuh terus mengirim sinyal lapar.

Scroll to Top