Jika muncul nyeri yang tidak biasa, pusing, sesak napas berat, atau keluhan lain yang mengkhawatirkan, jangan memaksakan latihan. Hentikan aktivitas dan beri tahu orang dewasa atau cari bantuan tenaga kesehatan jika diperlukan.
Pemula juga tidak perlu merasa gagal ketika harus mengurangi intensitas. Menyesuaikan latihan justru merupakan bagian dari proses membangun kebiasaan yang lebih aman.
Berapa Banyak Kardio dan Latihan Beban yang Ideal?
Pedoman aktivitas fisik berbeda berdasarkan usia. Untuk orang dewasa, rekomendasi umum WHO mencakup setidaknya 150–300 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, atau 75–150 menit aktivitas intensitas berat, ditambah aktivitas penguatan otot setidaknya 2 hari per minggu.
Untuk anak dan remaja, rekomendasinya berbeda. WHO merekomendasikan rata-rata 60 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat per hari sepanjang minggu, dengan aktivitas penguatan otot dan tulang setidaknya 3 hari per minggu.
Angka tersebut merupakan pedoman umum, bukan target yang harus langsung dicapai seseorang yang baru mulai. Aktivitas sebaiknya dibangun secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Kesimpulan
Jadwal Kardio dan Latihan Beban tidak harus rumit untuk bisa efektif. Pemula dapat memulai dengan 3–4 hari latihan dalam seminggu, kemudian memberikan waktu istirahat di antara sesi latihan.
Kardio dapat membantu membangun kebugaran jantung dan pernapasan, sedangkan latihan beban membantu melatih kekuatan. Keduanya dapat ditempatkan dalam jadwal yang sama selama intensitasnya disesuaikan.