Lomba Gerak Jalan Pelajar Lubuk Linggau: Yel-yel Tak Dinilai, Ini 4 Komponen Penentunya

RIGHTBUSSINESS- Lomba Gerak Jalan Pelajar Lubuk Linggau dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia masih berlangsung. Dalam perlombaan ini, peserta tidak hanya dituntut tampil kompak, tetapi juga wajib mengikuti sejumlah aturan yang sudah disepakati dalam Technical Meeting (TM).

Salah satu hal yang perlu diperhatikan peserta adalah soal yel-yel. Panitia menegaskan bahwa yel-yel tidak menjadi bagian dari penilaian dan peserta juga tidak diperbolehkan melakukan yel-yel di garis start.

Ketua Panitia Gerak Jalan Pelajar, Subari, S.Pd, yang juga merupakan guru SMP Negeri 3 Lubuk Linggau, mengatakan ketentuan perlombaan telah disampaikan kepada perwakilan sekolah saat Technical Meeting.

Menurutnya, aturan tersebut menjadi pedoman bersama agar  Lomba Gerak Jalan Pelajar Lubuk Linggau dapat berjalan tertib, lancar, dan tetap menjunjung sportivitas.

Setiap sekolah peserta diperbolehkan mengirimkan satu regu putra dan satu regu putri. Masing-masing regu harus beranggotakan 21 peserta.

Selain itu, nomor dada yang dikenakan peserta juga berfungsi sebagai nomor urut keberangkatan. Dengan begitu, setiap regu harus memperhatikan nomor yang telah ditentukan panitia.

Panitia juga telah mengatur ketentuan bagi regu yang terlambat datang. Jika perlombaan sudah dimulai saat sebuah regu belum hadir, regu tersebut tidak bisa langsung mengikuti urutan yang seharusnya.

Regu yang terlambat harus menunggu hingga kemudian diberangkatkan pada urutan paling akhir. Karena itu, setiap sekolah diminta memperhatikan waktu kehadiran agar tidak mengganggu jalannya perlombaan.

Hal lain yang menjadi perhatian adalah penggunaan yel-yel. Panitia melarang peserta melakukan yel-yel di area garis start karena unsur tersebut memang tidak masuk dalam komponen penilaian.

Artinya, peserta tidak perlu menjadikan yel-yel sebagai bagian utama untuk mengejar nilai. Penilaian lebih difokuskan pada sejumlah aspek yang berkaitan dengan penampilan dan kekompakan regu selama perlombaan.

Dalam Lomba Gerak Jalan Pelajar Lubuk Linggau, dewan juri akan memperhatikan beberapa unsur utama. Penilaian mencakup kelengkapan pakaian, kesamaan gerakan, semangat peserta, serta jumlah anggota dalam satu regu.

Dengan ketentuan tersebut, kekompakan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan setiap regu. Peserta juga harus memastikan jumlah anggota sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan panitia.

Untuk pakaian, seluruh peserta diwajibkan menggunakan seragam sekolah lengkap. Sementara itu, peserta yang berasal dari sekolah berbasis pesantren diperbolehkan menyesuaikan penggunaan topi atau peci berdasarkan ketentuan sekolah masing-masing.

Scroll to Top