Dengan pembagian yang merata ini, setiap kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah, dipastikan mendapatkan bagian bantuan sembako untuk mencukupi kebutuhan pangan sementara waktu.
Selain memberikan bantuan material, kegiatan bakti sosial ini juga mengusung misi edukasi yang kuat bagi para siswa di lingkungan SDN 11 Lubuk Linggau. Pihak sekolah ingin menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya rasa empati, kepedulian antarsesama, serta semangat gotong royong sejak dini kepada anak-anak didik. Baca Juga : Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Klinik di Lubuk Linggau yang Beraksi Selama Sebulan
Melalui keterlibatan langsung dalam aksi kemanusiaan ini, para siswa diajak untuk memahami pentingnya saling menopang ketika saudara sesama warga mengalami masa-masa sulit akibat bencana alam maupun musibah tak terduga.
Dalam kesempatan yang sama, Nurika juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa warga. Pihaknya mendoakan agar para korban diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan mental dalam menghadapi cobaan berat ini.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa sedikit meringankan beban warga dan menjadi motivasi bagi mereka untuk bangkit kembali,” tambahnya.Baca Juga :Â Alibi ‘Disiplin’ ala Jaman Dulu, Oknum Guru PPPK di SDN 8 Lubuk Linggau Kini Diistirahatkan Usai Aniaya Murid
Aksi nyata yang diinisiasi oleh SDN 11 Lubuk Linggau ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini saja. Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan mampu menginspirasi institusi pendidikan lain serta elemen masyarakat luas untuk senantiasa siaga dan peduli terhadap sesama warga yang membutuhkan uluran tangan.