RIGHTBUSSINESS – Nyeri sendi yang muncul tiba-tiba, terasa panas, bengkak, dan membuat gerakan menjadi tidak nyaman sering kali dikaitkan dengan asam urat. Kondisi ini memang dapat menyerang sendi, terutama ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi dan membentuk kristal di sekitar persendian. Namun, tidak semua nyeri sendi berarti asam urat. Mengenali gejala asam urat sejak awal penting agar penyebab keluhan bisa diketahui dengan tepat.
Gejala Asam Urat yang Paling Sering Muncul
Gejala asam urat dapat muncul secara bertahap, tetapi serangan akut biasanya datang cukup mendadak. Keluhan sering terasa lebih berat pada malam atau dini hari dan dapat membuat aktivitas sehari-hari terganggu.
Baca Juga : Gejala Diabetes: Kenali Tanda-Tanda Awal agar Penanganan Lebih Cepat
Berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan:
- Nyeri sendi yang muncul secara tiba-tiba.
- Sendi terasa bengkak dan sensitif.
- Kulit di sekitar sendi terlihat kemerahan.
- Area sendi terasa hangat atau panas.
- Gerakan sendi menjadi terbatas karena rasa sakit.
- Keluhan dapat berulang setelah sebelumnya membaik.
Salah satu ciri yang cukup khas adalah nyeri yang terasa sangat kuat pada satu sendi. Meski begitu, intensitas keluhan berbeda-beda pada setiap orang.
Gejala Asam Urat pada Kaki
Kaki, terutama bagian ibu jari, merupakan salah satu lokasi yang sering terkena serangan gout. Dalam istilah medis, gout adalah salah satu bentuk radang sendi yang berkaitan dengan penumpukan kristal monosodium urat.
Saat serangan terjadi, ibu jari kaki bisa terasa sangat nyeri, membengkak, kemerahan, dan hangat. Bahkan tekanan ringan dari benda di sekitar kaki dapat membuat rasa tidak nyaman semakin terasa.
Selain ibu jari, keluhan juga dapat mengenai:
- Pergelangan kaki.
- Lutut.
- Jari kaki lainnya.
- Pergelangan tangan.
- Jari tangan.
- Siku.
Secara umum, gout lebih sering menyerang satu sendi pada awal serangan dibandingkan banyak sendi sekaligus. Karena itu, nyeri mendadak pada satu persendian yang disertai pembengkakan sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai pegal biasa.
Seberapa Sering Asam Urat Menimbulkan Serangan?
Tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi langsung mengalami serangan gout. Kondisi ketika kadar asam urat meningkat dalam darah disebut hiperurisemia, tetapi hiperurisemia tidak selalu berkembang menjadi gout.
Data epidemiologi menunjukkan gout termasuk salah satu bentuk radang sendi yang cukup umum pada orang dewasa. Risiko juga cenderung meningkat seiring bertambahnya usia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti genetik, pola makan, berat badan, fungsi ginjal, serta penggunaan obat tertentu.
Artinya, angka kadar asam urat yang tinggi saja belum cukup untuk memastikan seseorang mengalami gout. Dokter biasanya mempertimbangkan gejala, pemeriksaan fisik, riwayat kesehatan, dan bila diperlukan pemeriksaan penunjang.
Tahapan Gejala Asam Urat
Gejala asam urat tidak selalu berada pada kondisi yang sama. Gout dapat melalui beberapa fase.
1. Kadar Asam Urat Tinggi Tanpa Gejala
Seseorang dapat mempunyai kadar asam urat yang tinggi tanpa merasakan nyeri atau pembengkakan pada sendi. Kondisi ini disebut hiperurisemia tanpa gejala.
Pada tahap ini, orang mungkin merasa sehat karena tidak ada keluhan yang terlihat. Namun, kadar urat yang terus tinggi dapat meningkatkan risiko terbentuknya kristal pada jaringan tertentu.
2. Serangan Gout Akut
Tahap ini biasanya paling mudah dikenali. Nyeri muncul secara tiba-tiba dan dapat berkembang dalam waktu singkat.
Sendi yang terkena dapat menjadi:
- Bengkak.
- Merah.
- Hangat.
- Sangat sensitif.
- Sulit digerakkan.
Serangan akut bisa berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu jika tidak ditangani dengan tepat.
3. Masa Tanpa Gejala
Setelah serangan mereda, seseorang bisa kembali merasa normal. Fase ini sering membuat orang mengira masalahnya sudah selesai.
Padahal, pada sebagian orang, serangan berikutnya dapat muncul kembali. Jarak antarserangan bisa berbeda-beda.
4. Gout Kronis
Jika gout berlangsung lama dan tidak mendapatkan penanganan yang sesuai, kristal urat dapat terus menumpuk. Pada kondisi kronis, dapat terbentuk tofi, yaitu kumpulan kristal urat yang biasanya muncul di sekitar sendi atau jaringan tertentu.
Tidak semua penderita gout akan mencapai tahap ini. Penanganan yang tepat dapat membantu mengendalikan kadar urat dan mengurangi risiko komplikasi.
Penyebab Gejala Asam Urat Muncul
Asam urat merupakan hasil pemecahan purin, yaitu senyawa yang secara alami terdapat dalam tubuh dan juga ditemukan pada sejumlah makanan. Normalnya, asam urat dibuang terutama melalui ginjal.



