penyebab utama kematian. Pada 2024, hipertensi menjadi penyebab utama atau faktor yang berkontribusi terhadap lebih dari 680.000 kematian di Amerika Serikat.
Bagaimana Cara Menjaga Tekanan Darah Tetap Terkontrol?
Menjaga tekanan darah tidak hanya bergantung pada satu kebiasaan. Beberapa perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu.
1. Perhatikan Pola Makan
Cobalah lebih sering memilih:
- Sayuran dan buah-buahan
- Sumber protein yang lebih sehat
- Makanan tinggi serat
- Makanan yang tidak terlalu banyak garam
- Makanan dengan kandungan lemak jenuh lebih rendah
Sebaliknya, konsumsi makanan tinggi garam dan makanan ultra-proses sebaiknya tidak berlebihan.
2. Aktif Bergerak Secara Teratur
Aktivitas fisik dapat membantu menjaga kesehatan jantung sekaligus mendukung pengelolaan berat badan. Pilih aktivitas yang sesuai kemampuan dan lakukan secara bertahap agar lebih mudah menjadi kebiasaan.
3. Periksa Tekanan Darah Secara Berkala
Karena hipertensi sering tidak menimbulkan gejala, pemeriksaan menjadi sangat penting. Catat hasil pengukuran jika melakukan pemeriksaan secara rutin agar perubahan dari waktu ke waktu lebih mudah diketahui.
Jika hasil pengukuran berulang kali tinggi, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan. Jangan menentukan diagnosis hanya berdasarkan satu kali pengukuran.
4. Ikuti Pengobatan yang Diresepkan
Bagi orang yang telah mendapatkan diagnosis hipertensi dan obat dari dokter, obat sebaiknya digunakan sesuai petunjuk. Jangan menghentikan atau mengubah dosis sendiri hanya karena tekanan darah sudah terasa lebih baik.
Data CDC menunjukkan bahwa sekitar 20,7% orang dewasa dengan hipertensi dalam survei Agustus 2021–Agustus 2023 memiliki tekanan darah yang terkontrol. Angka ini menunjukkan bahwa pengelolaan hipertensi membutuhkan perhatian berkelanjutan, bukan hanya pemeriksaan sesekali.
Kapan Tekanan Darah Tinggi Perlu Diperiksakan?
Jika hasil pengukuran tekanan darah sering berada di atas batas yang dianjurkan, jangan menunggu munculnya keluhan. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan dapat membantu memastikan apakah tekanan darah memang tinggi secara konsisten atau terdapat faktor lain yang memengaruhi hasil pengukuran.
Pemeriksaan juga penting bagi orang yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga hipertensi, kurang aktivitas fisik, pola makan tinggi garam, atau kondisi kesehatan tertentu.
Perlu diingat, satu angka pengukuran tidak selalu menggambarkan kondisi secara keseluruhan. Tekanan darah dapat berubah karena aktivitas, stres, posisi tubuh, waktu pemeriksaan, dan berbagai faktor lainnya.
Kesimpulan
Tekanan darah tinggi adalah kondisi yang sering kali tidak disadari karena dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas. Padahal, hipertensi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan organ lainnya.
Kabar baiknya, banyak faktor risiko tekanan darah tinggi dapat dikelola melalui kebiasaan hidup yang lebih sehat. Mengurangi makanan tinggi garam, memperbanyak makanan bergizi, rutin bergerak, menjaga berat badan yang sehat, serta memeriksa tekanan darah secara berkala merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan.
Jika hasil tekanan darah sering tinggi atau Anda memiliki faktor risiko tertentu, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penilaian yang sesuai. Informasi di atas bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan atau diagnosis medis secara langsung.



